DPRD Kota Bengkulu Kunjungi Guru Korban Penganiayaan

554

KABARRAFFLESIA.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mengunjungi Yuli Setiawati di Rumah Sakit Umum Ummi, Senin (26/2/2018). Guru SMPN 21 tersebut dirawat lantaran diduga dianiaya oleh SP, kepala sekolah tempat dia mengajar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu Sudisman menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, tindakan penganiayaan tersebut telah mencoreng dunia pendidikan di ibukota Provinsi Bengkulu ini.

“Kita sangat menyayangkan kejadian yang menimpa salah satu Guru SMPN 21 ini, pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya itu,” tegas Sudisman, didampingi Anggota Komisi III Sandy Bernando dan Suimi Fales serta Anggota Komisi I Imran Hanafi.

Dia pun berjanji, DPRD akan membantu penyelesaian kasus ini. Mereka akan mengawal kasus ini hingga tuntas proses hukum di kepolisian.

“Korban sudah melaporkan kepada pihak berwajib dan kita akan mengawal kasus ini sampai selesai,” ujarnya.

Untuk diketahui, dari kunjungan ini tampak jelas kondisi Yuli yang menderita lebam di bagian mata kiri, memar di lutut kiri dan kanan, lecet di tangan kanan serta bagian pinggang.

Menurut penuturan Yuli, kronologi kejadian ini terjadi saat ia sedang mengawasi ujian praktek. Tiba-tiba saja SP masuk ke dalam ruangan dan menyeret korban, memukul mata sebelah kiri, didorong sampai jatuh dan menendang bagian belakang korban.

Yuli pun berharap agar Komisi III DPRD Kota Bengkulu bisa berupaya optimal agar kasus ini tidak terjadi kembali.

“Komisi III adalah mitra Dinas Pendidikan Kota Bengkulu. Saya minta kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” kata dia. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here