KABARRAFFLESIA.com – Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu Marjon mengingatkan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu harus bisa menjadi inisiator dalam perancangan regulasi.

“Jangan sedikit-sedikit ke Bagian Hukum, sedangkan yang punya regulasi OPD itu sendiri,” paparnya pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perundang-undangan bagi OPD, Selasa (27/2) di Bengkulu.

Sekda menambahkan jika pola yang saat ini masih dilakukan yakni membuat regulasi di Bagian Hukum mulai dari perencanaan hingga draft regulasi tentunya bisa menyita proses produk-produk hukum lainnya.

Sekda meminta setiap OPD khususnya pembuat regulasi agar memaksimalkan penggunaan informasi teknologi (IT). Data produk hukum yang ada harus disimpan rapi dan diarsipkan.

“Kita punya aplikasi untuk penyimpanan, manfaatkan itu agar mempermudah saat ada yang membutuhkan datanya,” ujar Sekda Marjon.

Untuk itu menurutnya, Bimtek seperti ini perlu dilakukan agar ada kesempurnaan dan kualitas hukum untuk meminimalisir kesalahan produk hukum.

Turut hadir dalam acara tersebut Kabag Hukum Setda Kota Bengkulu, Pejabat Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here