KABARRAFFLESIA.com – Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Bengkulu tidak dibatalkan. Namun, tes perekrutan abdi negara tersebut ditunda untuk tidak dilaksanakan tahun ini.

“Bukan pembatalan ya, tapi penundaan,” ucap Dedy ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Kota Bengkulu, Jumat (28/9) malam.

Menurutnya, penundaan perlu dilaksanakan lantaran beban belanja pegawai di Pemkot Bengkulu saat ini sudah mencapai 55% dari total APBD. Sementara idealnya, belanja pegawai harus di bawah 50%.

“Kalau kita paksakan (tes CPNS) bisa, tapi dampaknya belanja pembangunan itu menjadi kecil. Sementara Walikota Helmi Hasan ingin pada periode kedua ini lebih giat lagi pembangunan,” sambungnya.

Mantan GM RBTV itu melanjutkan, nanti ketika pada titik keseimbangan belanja pegawai bisa diatasi maka Pemkot Bengkulu akan menerima tes CPNS.

“InsyaAllah 2020 kalau memungkinkan, atau 2019 kita terima, ini kan ada yang pensiun, anggaran kita juga bertambah,” paparnya.

Surat Bocor
Dalam kesempatan itu, Dedy juga menanggapi terkait bocornya surat penundaan tes CPNS.

Terkait surat yang bertanggal 1 Oktober, Dedy menyampaikan, “Sekarang kan hari Jumat, besok Sabtu, kemudian Minggu, sementara tidak mungkin diantar malam-malam ini, kantor juga sudah tutup. Itu akan diserahkan pada tanggal 1.”

Soal surat yang sudah menyebar, ia tidak terlalu ambil pusing. Sebab surat itu bukan rahasia.

“Sekarang kan zaman digital, kita tidak tahu siapa yang membocorkan. Tapi itu kan bukan rahasia,” ungkapnya. (ch)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here