Mukomuko KR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Kabupaten Mukomuko sudah membuka pendaftaran seleksi Kepala Sekolah yang di buka beberapa waktu lalu namun hingga batas waktu yang ditentukan  pendaftar  seleksi Kepala Sekolah sangat minim, dari data yang disampaikan oleh pihak Disdikbud hanya 19 orang yang mendaftar setelah dilakukan pengecekan berkas terhadap 19 pendaftar hanya 15 pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat Adminitrasi  sedangkan target yang harus terpenuhi 40 peserta oleh sebab itu pihak Disdikbud menunda pelaksanaan seleksi kepala Sekolah dengan kata lain seleksi Kepala  Sekolah batal dilaksanakan pada tahun ini 

Saat dikonfirmasi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, Winarno M.Pd membenarkan minimnya pendaftar seleksi Kepala Sekolah ini sehingga pelaksanaan seleksi ini batal dilaksanakan pada tahun ini

 ” Salah satu alasan pihak Disdikbud membuka seleksi Kepala Sekolah ini karena beberapa sekolah di Kabupaten Mukomuko Kepala Sekolah nya masih di jabat oleh Plt, setelah dilakukan pembukaan sampai batas waktu yang di tentukan pendaftar seleksi Kepala Sekolah ini sangat minim jauh dari target yang kita harapkan, dari data yang ada hanya 19 orang yang mendaftar setelah dilakukan pengecekan hanya 15 orang yang memenuhi syarat target kita minimal 35-40 peserta dengan minimnya pendaftar seleksi Kepala Sekolah ini sehingga kita tidak bisa melaksanakan seleksi pada tahun ini, mudah mudahan tahun depan seleksi Kepala Sekolah ini bisa kita laksanakan” kata Winarno beberapa waktu lalu

Hal yang sama disampaikan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK) seleksi Kepala Sekolah, Agus Triono, ia mengungkapkan pendaftar seleksi Kepala Sekolah sangat minim 

” jumlah pendaftar seleksi Kepala Sekolah berjumlah 19 orang setelah kita lakukan pengecekan berkas hanya 15 orang yang memenuhi syarat dan 4 orang lainnya tidak memenuhi syarat sedangkan yang di butuhkan 40 orang” katanya kemarin

 Lanjutnya, Dengan tidak terpenuhinya kuota seleksi Kepala Sekolah ini sehingga pelaksanaan seleksi ini tidak bisa dilaksanakan tahun ini

” kita sudah sampaikan ke Lembaga  Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah ( LP2KS) terkait jumlah peserta seleksi Kepala Sekolah ini, karena tidak terpenuhinya kuota ini sehingga pihak LP2KS tidak bisa melaksanakan Diklat Kepala Sekolah ini paling tidak 40 peserta yang mendaftar kemudian dilakukan seleksi Akademis dan paling tidak dari jumlah peserta tersebut 20 yang Diklat, sedangkan yang ada saat ini 15 orang jauh dari kata cukup” tegasnya

Ditambahkannya, Dengan tidak dilaksanakan seleksi ini anggaran yang bersumber dari APBD- P ini akan kembali ke Negara

” anggaran untuk pelaksanaan seleksi Kepala Sekolah ini bersumber dari APBD-P dengan jumlah Rp.130 Juta, dengan tidak dilaksanakan kegiatan ini anggaran tersebut silpa kembali ke Negara “tutupnya ( nr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here