KABARRAFFLESIA.com – Kehadiran pinjaman online menjadi fenomena penting dalam revolusi perbankan. Sebab, pinjaman online menjadi alternatif bagi calon peminjam atau nasabah untuk ‘mengisi dompet’.

Dulu, untuk melakukan peminjaman, kita harus dihadapkan pada sejumlah persyaratan yang tak gampang. Belum lagi, kita harus antre untuk mendapatkan kredit dari bank atau lembaga keuangan konvensional lain, seperti koperasi atau lainnya. Karena pengajuan secara online, maka prosesnya bisa dilakukan melalui aplikasi di smartphone.

Berbeda dengan lembaga keuangan konvensional, pinjaman online tidak mensyaratkan BI checking dan kepemilikan kartu kredit dalam pengajuan pinjaman. Ini tentu mempermudah nasabah karena pasti tidak ditolak sebagaiama saat mengajukan pinjaman ke bank.

Tak hanya itu, proses pencairan jauh lebih cepat dibandingkan bank. Setidaknya, pinjaman online akan di-approve (disetujui) sekira 3 hari. Bandingkan dengan perbankan yang membutuhkan waktu 1-2 minggu.

Cek Sebelum Pinjam
Namun demikian, dengan kemudahan-kemudahan itu, para nasabah tetap harus jeli sebelum mengajukan pinjaman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan proses kredit.

Pertama, suatu aplikasi atau situs pinjaman online harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini menjadi penting karena suatu perusahaan bisa terdaftar di OJK, bila mereka memiliki legalitas yang jelas. Selain itu, bila suatu perusahaan terdaftar di OJK maka perlindungan konsumen akan terjamin.

Kedua, suatu pinjaman online harus memberikan kemudahan persyaratan. Sebagaimana dijelaskan di awal perbedaan pinjaman online dengan konvensional adalah kemudahan admistrasi (syarat).

Para peminjam biasanya kesulitan dari syarat dokumen yang tidak lengkap. Maka Anda harus memperhatikan dengan lebih baik karena tidak semua perusahaan memberikan syarat mudah.

Dalam pinjaman online, beberapa syarat umum untuk mengajukan pinjaman online antara lain:

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  3. Fotokopi BPKB kendaraan (optional)
  4. Fotokopi Kartu Kredit (opsional)
  5. Slip gaji

Maksud dari optional adalah terserah pada konsumen. Dalam bahasa lain, anda diperbolehkan untuk melampirkan syarat tersebut atau tidak. Sebagaimana diketahui, pinjaman online memang tidak mensyaratkan jaminan. Namun apabila Anda memiliki aset untuk dijaminkan, anda akan mendapatkan suku bunga yang lebih rendah.

Ketiga, pinjaman online harus cepat cair. Perbedaan konvensional dan digital adalah keringkasan waktu. Begitu juga dengan pinjaman online, proses pencairan akan lebih cepat dibandingkan dengan konvensional.

Bagaimana anda tertarik untuk mengajukan pinjaman? Apabila anda memang membutuhkan dana cepat mendesak, tidak salahnya anda mencoba pinjaman online ini.

Lalu apa saja jenis pinjaman yang bisa diajukan? Salah satu website terpercaya yang memberikan pinjaman online adalah CekAja.com. Situs ini memberikan beberapa jenis pinjaman untuk para konsumen dan layak untuk anda pertimbangkan.

Berikut beberapa jenis pinjaman yang bisa anda pertimbangkan:

  1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)
    Fasilitas pinjaman online ini memudahkan konsumen untuk mendapatkan pinjaman tanpa harus mengagunkan aset. Namun, pada umumnya penyedia aplikasi atau jasa pinjaman dana online menjadikan kepemilikan kartu kredit sebagai syarat utama pengajuan KTA.
  2. Kredit Karyawan
    Fasilitas pinjaman online ini dikhususkan bagi karyawan yang masih aktif bekerja di suatu Lembaga atau instansi. Syaratnya hanya menambahkan SK pengangkatan kerja dan juga slip gaji dari perusahaan. Dengan fasilitas pinjaman ini Anda dapat menggunakan dananya untuk merenovasi rumah, membiayai pendidikan anak ataupun kebutuhan lainnya.
  3. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)
    Sesuai namanya, fasilitas pinjaman online ini diperuntukkan untuk membiayai pembelian kendaraan bermotor untuk individu ataupun badan usaha.
  4. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
    Bagi Anda yang menginginkan hunian yang nyaman, Anda dapat mengajukan pinjaman online untuk memiliki rumah yang Anda inginkan. Selain bank, ada juga Lembaga keuangan berbasis teknologi atau fintech yang menyediakan layanan serupa.
  5. Pinjaman Usaha
    Tujuan dari pinjaman usaha tak lain untuk memenuhi modal usaha seseorang. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan modal yang kurang mencukupi saat akan membangun suatu usaha.
  6. Plafon Pinjaman Online yang Disediakan
    Plafon pinjaman online yang disediakan umumnya mulai dari Rp5 juta hingga Rp300 juta. Namun dengan adanya aset yang dijaminkan, plafon pinjaman yang bisa Anda dapatkan bisa lebih besar lagi.

Daripada bingung mencari perusahaan mana yang cocok untuk anda mengajukan pinjaman, anda lebih baik langsung menuju ke website ini https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online.  Sebab, di situs CekAja.com, anda bisa mendapatkan keputusan pinjaman terbaik untuk mengatasi masalah keuangan dan kebutuhan anda. (**)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here