Kabarrafflesia.com-Wujud rasa syukur Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bengkulu dari Partai Hanura, Usin Abdisyah Putra Sembiring yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 2019 ini bersama Himpunan Pengusaha Online (HIPO), pada Minggu (2/6/2019) sore menyantuni ratusan anak yatim kurang mampu dan jompo.

Kegiatan bakti sosial terhadap sesama yang bertempat di Jalan Kapuas Raya, diawali dengan ceramah agama, oleh Ustadz Farhan, dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Adapun bentuk berbagi yang diserahkan oleh Usin dan perwakilan HIPO, berupa beras sebanyak 5 Kg/orang, dan bantuan uang Tunjangan Hari Raya (THR).

“Kita berbagi ini, karena meyakini rejeki kita ada hak orang lain juga, terlebih untuk yatim piatu, jompo, dan fakir miskin. Jadi kita berbagilah, karena apabila kita mensyukuri dan bersedekah, Allah SWT akan melipat-gandakan rejeki kita dan rejeki orang yang menerima,” ungkapnya.

Dikatakan Sekjen DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu ini, anak yatim piatu dan jompo yang menerima santunan ini diperoleh dari hasil pendataan tim pemenangan di setiap kecamatan se-Kota Bengkulu, dan diambil 20 orang/kecamatannya.

“Mereka (tim, red) melakukan survei dan mendatangi rumah-rumah penerima bantuan, dan memang benar orang-orang ini tidak mampu,” terang Usin.

Lebih jauh dijelaskan, memang ada yayasan atau tempat yatim piatu yang lain di Kota Bengkulu ini, tapi pihaknya menyasar penerima santunan yang tinggal di rumah pamannya, maupun neneknya, dan kesehariannya tidak mampu. Apalagi diamatinya para penerima santunan, terlihat sangat senang dan gembira.

Oleh karena itu ini adalah wujud syukur atas amanah yang diberikan masyarakat Kota Bengkulu kepadanya sebagai calon anggota legislatif provinsi yang memperoleh suara terbanyak dari partai Hanura dan tinggal penetapan dari KPU lagi.

“Jika nanti kembali ada rejeki, kita akan bantu mereka-mereka yang berprestasi di bidang pendidikan di sekolahnya. Kita akan bantu juara 1, 2, 3 yang benar-benar yatim piatu dan tidak mampu, santunan harian selama setahun, meski juga harapannya Pemerintah Provinsi maupun Kota melakukan kegiatan hal yang sama nantinya. Tapi tidak hanya berkutat pada dana BOS dan segala macam, karena itu untuk operasional sekolah dan mereka yang tidak mampu ini juga perlu difikirkan,” pungkas Anggota Dewan Pembina DPP HIPO Internasional ini.(DM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here