KABARRAFFLESIA.com – Wakil Walikota Dedy Wahyudi mengatakan saat ini Bank Perkreditan Syariah (BPRS) Fadhilah Kota Bengkulu masih terbentur izin prinsip daei Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasalnya, dewan pengawas syariah bank yang akan berkantor di Jalan Soeprapto itu belum ada.

Dedy menyampaikan, ternyata untuk mencari Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli di bidang syariah itu sulit. Pihaknya bahkan telah mengundang dengan membuka rekrutmen namun belum berhasil mendapatkan dewan pengawas yang bersertifikasi resmi.

“Ternyata karena ini syariah, mereka harus memiliki sertifikat. Selain itu, kasarnya, mereka harus tahu betul soal hukum syariah, termasuk ayat-ayatnya,” jelas Dedy, ditemui di Kantor DPRD Kota Bengkulu, Rabu (31/7).

Baca juga: Dewan Minta Perizinan BPRS Fadhilah Dikebut

Terkait nasib pegawai yang telah direkrut, Dedy berharap agar tetap bersabar menunggu hingga bank ini diluncurkan. Karena tidak mungkin BPRS tersebut menggaji bila belum beroperasi.

“Kepada para pegawai untuk bersabat dan tidak akan didiskualifikasi,” kata dia.

Dedy menambahkan, pekan lalu Kabag Perekonomian Setda Kota Bengkulu juga sudah ada hasil akhir terkait dengan dewan pengawas. “Target kita 2019 sudah launching, tutupnya. (cho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here