KABARRAFFLESIA.com – Anggota DPR RI Dewi Coryati berjanji akan memperjuangkan pendidikan di Provinsi Bengkulu. Hal ini ia sampaikan usai melakukan reses bersama kepala sekolah yang ada di Kota Bengkulu, Selasa (19/11).

Ia menyampaikan selama ini ia memang konsen untuk memperjuangkan beasiswa untuk para murid yang ada di Bengkulu. Namun, hal tersebut selalu terbentur dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah yang terkadang tidak sinkron.

“Kita ingin perjuangkan beasiswa tapi terhambat di dapodik, banyak yang tidak sinkron,” ungkapnya, di Kantor Diknas Kota Bengkulu.

Lebih lanjut, politisi PAN ini memaparkan tidak sinkronnya dapodik ini jamak diakibatkan oleh lemahnya jaringan internet. Tak hanya itu, operator sekolh juga kerap berganti-ganti.

“Operator mau bekerja dengan baik tapi honornya tidak mencukupi. Padahal orang bekerja kan perlu apresiasi dalam bentuk gaji,” jelasnya.

Tak hanya soal beasiswa, ia juga berjanji akan menyuarakan sering terlambatnya dana BOS cair. Sebab, banyak sekolah yang mengeluhkan dana BOS sering cair akhir bulan, seharusnya awal bulan.

“Kan tidak elok bila guru-guru kita disibukkn juga untuk mencari dana menutupi dana BOS yang belum cair,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti rumitnya administrasi guru.

“Saya minta supaya administrasi guru tidak dibikin rumit. Kasian kalau mereka harus sibuk urusi administrasi. Nanti terganggu pula proses kegitan belajar,” jelas Dewi. (cho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here