KABARRAFFLESIA.com – Warga di Kota Bengkulu masih mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma. Pasalnya, air perusahaan plat merah tersebut tidak mengalir sempurna.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Arie, salah satu warga Perumahan Alas Maras, RT 18, Lingkar Barat.

“Air sudah sepuluh hari kecil keluarnya,” kata Arie, Sabtu (11/10).

Ia pun mengaku sudah 4 kali melapor ke PDAM. Tapi respon dari karyawan PDAM lambat dan berbelit.

“Saya diminta nomor pelanggan dan lain-lain. Padahal alamat sudah saya beri,” ungkapnya.

Hal senada dikeluhakan Lefri. Warga Pematang Gubernur ini mengatakan “PDAM hidup satu hari, mati 7 hari.”

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain membenarkan bila sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan PDAM Kota Bengkulu. Keluhan paling banyak adalah keringnya air.

“Kemarau air kering, sekarang ini hujan, air kering juga,” kata dia.

“Terutama di derah Pematang Gubernur dan sekitarnya, Muara Bangkahulu,” imbuh Teuku.

Tak hanya itu, Politisi PAN ini juga menyampaikan bila kualitas air PDAM Kota Bengkulu juga diragukan. Sebab, air sering keruh dan tidak layak untuk diminum.

“Padahal PDAM kan perusahaan daerah air minum,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu Sjobirin Hasan mengatakan pihaknya membuka layanan pengaduan bila ada gangguan. Nanti, PDAM akan mengatasi dengan dropping air hingga normal.

“Silahkan kirim laporan atau data pelanggan ke nomor Layanan SMS/WA PDAM Kota Bengkulu 0821 861 3456 9,” kata dia. (cho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here