KABARRAFFLESIA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan segera melakukan inventarisasi aset atau barang milik daerah (BMD). Rabu (11/3/20) telah dilakukan sosialisasi persiapan awal kegiatan inventarisasi BMD dalam rangka mewujudkan tertib adminisrasi pengelolaan BMD, di ruang Hidayah Kantor Walikota Bengkulu.

Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, dihadiri Kepala BPKAD Arif Gunadi, para asisten dan staf ahli serta seluruh kepala OPD, camat dan lurah.

Dalam kata sambutannya, Dedy minta seluruh OPD mempersiapkan semua data dan dokumen yang diperlukan oleh BPK karena BPK sebentar lagi mulai melakukan pemeriksaan di setiap OPD.

“Kita sudah mendapat WTP. WTP ini cerminan bagaimana pengelolaan keuangan di suatu daerah. Sebentar lagi BPK akan melakukan pemeriksaan. Yang diperiksa bukan hanya pengelolaan keuangan tetapi juga aset. Aset kita Rp 107 miliar itu belum jelas keberadaaannya. Ini karena kita lalai dalam pencatatan dan penghapusan,” kata Dedy.

Namun bila masalah aset ini mulai dibenahi dan laporannya jelas, maka ia yakin pemkot masih bisa mempertahankan predikat WTP.

“BPK akan mendatangi OPD-OPD. Tolong disiapkan data datanya. Aset itu sebenarnya kondisi secara fisiknya banyak yang rusak parah. Seperti meubeler, mobil, motor. Kelalaian kita lama karena tidak dilaporkan. Jadi masing-masing OPD harus bisa meyakinkan bahwa barangnya ada dan seperti itu kondisinya,” jelas Dedy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here