KABARRAFFLESIA.com – Jelang penyaluran bantuan sembako kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu yang terdampak Covid-19, Walikota Bengkulu Helmi Hasan Rabu (15/4/20) kembali menggelar rapat bersama Forkopimda Kota Bengkulu melalui video conference di balai kota.

Dalam kesempatan itu, Helmi menegaskan bahwa bantuan sembako berupa beras dan mie instan dari APBD Kota Bengkulu senilai Rp 44 miliar itu disalurkan kepada seluruh masyarakat yang terdampak Covid-19, bukan hanya kepada warga miskin karena masalah dampak Covid-19 ini bukan soal si miskin dan si kaya.

“Ini soal terdampak, bukan soal miskin dan kaya. Bantuan sembako ini untuk masyarakat yang ikut aturan pemerintah yang tetap di rumah. Ketika kita minta warga tetap dirumah tentu kita harus berikan mereka sembako. Bicara soal terdampak, sebetulnya anggota DPRD dan PNS pun juga terdampak. Tapi mereka boleh menerima boleh tidak,” ujar Helmi.

Hasil rapat dengan Kapolres, Kajari, Dandim 0407 dan Ketua DPRD, intinya diharapkan penyaluran sembako berjalan lancar, tepat sasaran, tidak tumpang tindih dan bagi warga yang tidak mau menerima agar dibuatkan berita acaranya.

Kemudian terkait dengan pengawasan, masing-masing ikut mengawasi termasuk anggota DPRD yang akan diberikan SPT dari pimpinan untuk ikut melakukan pengawasan pembagian sembako di dapil mereka masing-masing dan memastikan bantuan tersebut betul-betul sampai ke penerima.

“Dalam hal pengawasan pembagian sembako kita perlu sinergi agar dalam pembagian sembako tersebut tidak bertentangan dengan maklumat Kapolri tidak terjadinya kerumunan masa,” jelas Helmi.

Dikatakan Helmi, bukan hanya soal kesehatan yang jadi fokus pemerintah saat ini tapi fokus juga pada dampak ekonomi.

“Kalau untuk kesehatan kita sudah siapkan melalui RSHD. Tapi fokus kita saat ini penyediaan beras dan mie instan yang memang biasa dikonsumsi masyarakat setiap hari. Beras 20 KG dan 2 dus mie instan per KK untuk jatah selama 2 bulan,” ujar Helmi.

Pemkot sudah MoU dengan pihak Bulog untuk penyediaan beras. Bulog akan kirim berasnya ke kelurahan-kelurahan di titik kumpul pertama. Penyaluran tahap pertama, 18 April akan dibagikan dulu masing-masing 5 KG beras dan sisanya 15 KG akan diberikan kembali di penyaluran tahap kedua.

Penyaluran tahap pertama di Kecamatan Teluk Segara, Muara Bangkahulu, Sungai Serut, Kampung Melayu. Kemudian untuk penyaluran tahap kedua dilakukan di tanggal 25 April di Kecamatan Ratu samban, Selebar, Gading Cempaka. Terakhir penyaluran tahap ketiga di Kecamatan Ratu agung dan Singgaran pati tanggal 2 Mei.

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here