KABARRAFFLESIA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mendukung Instruksi Walikota agar sekolah swasta memberikan keringanan biaya kepada peserta didik selama pandemi COVID-19. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi, Minggu (31/5).

Lebih lanjut, Baidari menyampaikan, kebijakan tersebut sudah sangat tepat. Sebab, saat ini, banyak masyarakat termasuk wali murid yang menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Karena itu, Komisi III sangat mendukung dengan adanya instruksi walikota agar sekolah swasta memotong iuran komite selama 6 bulan terhitung April sampai September 2020,” jelas Baidari.

Baca juga:

Apalagi, lanjut Politisi NasDem ini, sekolah-sekolah swasta saat ini sudah memperoleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi sekolah swasta untuk tidak berempati kepada para wali murid.

“Sekolah saat ini juga dari rumah. Artinya, iuran komite yang dulunya dialokasikan untuk fasilitas sekolah kan tidak terpakai,” imbuhnya.

Harus Ada Evaluasi

Dalam kesempatan itu, Baidari juga mengakui adanya sekolah-sekolah swasta yang masih kategori kecil. Menurutnya, sekolah-sekolah yang seperti ini juga harus dievaluasi oleh Pemerintah Kota.

Untuk sekolah swasta yang masih kecil, baru berdiri, muridnya masih sedikit, mungkin perlu diberikan kebijakan lain. Tapi kalau sekolah yang sudah besar, yang biayanya masuknya sangat besar itu harunya tidak ada alasan menjalankan instruksi walikota tadi,” paparnya.

Dalam waktu dekat, Baidari mengatakan, Komisi III DPRD Kota Bengkulu akan segera melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu. Hal ini untuk memantau sekolah swasta mana saja yang tidak mau menjalankan instruksi walikota tersebut.

“Kami sangat berharap para pengurus yayasan dan sekolah swasta untuk berjiwa besar serta menjalankan instruksi ini,” kata dia.

Sekolah Swasta Belum Bisa Jalankan Instruksi Walikota

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here