KABARRAFFLESIA.com – Setelah sempat viral, aliran listrik Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu akhirnya kembali dipasang. Pemasangan dilaksanakan pada Kamis (11/6) dan kantor yang berada di Padang Harapan itu kembali terang.

Pun demikian, gaji 20 Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau honorer di KPID masih gelap. Bagaimana tidak, sudah 6 bulan ini, gaji para honorer belum juga dibayarkan.

“Memang listrik kembali terang, tapi sudah 6 bulan ini kami belum gajian,” ungkap salah satu PTT di KPID yang tak berani disebutkan namanya oleh media ini.

Tak hanya itu, ia juga mengaku tak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana yang dijanjikan Gubernur Bengkulu.

“Gaji kami saja cuma Rp1,8 juta, bukan Rp2 juta seperti yang sering disampaikan gubernur,” kata dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi membenarkan belum dibayarkan gaji 15 honorer KPID itu. Bahkan, surat laporan para honorer tersebut juga sudah masuk ke legislatif.

Untuk diketahui, hibah Pemprov Bengkulu untuk KPID Bengkulu senilai Rp2,5 miliar. Namun, hibah itu belum dicairkan dan berujung pada pemutusan listrik sekretariat KPID.

Listrik KPID Bengkulu Dicabut, DPRD : Ini Sejarah Terburuk Pemprov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here