KABARRAFFLESIA.com – Ada 51 kepala daerah yang ditegur Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, karena tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, salah satunya yang ditegur Kemendagri. Rohidin sendiri mendaftar ke KPU Provinsi Bengkulu, bersama bakal calon Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, Sabtu (5/9/2020), karena menciptakan keramaian.

Sementara Helmi Hasan yang masih menjabat Walikota Bengkulu, tak ditegur lantaran saat mendaftar, datang hanya bersama tim perwakilan partai dan LO.
Kepada media ini, Ketua Tim Relawan Helmi-Muslihan, Teuku Zulkarnain mengatakan, ada 2 alasan kenapa saat mendaftar Helmi-Muslihan tidak mengerahkan massa.

“Bukan karena tidak mampu mendatangkan massa yang banyak, tapi beliau Walikota Bengkulu sadar betul dengan kondisi Covid-19 saat ini. Ada 2 alasan kenapa kami tidak mengerahkan massa,” jelas Teuku.

Pertama, ungkap Teuku, Helmi Hasan sadar betul untuk tetap menjaga protokol kesehatan, sehingga bisa menjaga pendukungnya dari Covid-19.
Kedua, lanjut Teuku, Helmi Hasan menyerahkan semua kepada Allah terkait pencalonan dirinya sebagai bakal calon Gubernur Bengkulu, berdampingan dengan Wakil Gubernur Bengkulu, Muslihan.

“Pak Helmi menghargai ketentuan yang sudah disepakati bersama dalam aturan, untuk menghindari kerumunan. Kedua, beliau menyadari betul bahwa siapa yang akan memimpin Provinsi Bengkulu nantinya, sudah dicatat Allah,” tukasnya.

Sumber : Bencoolentimes

Mendagri Berang, Rohidin Langgar Jabatannya Sebagai Ketua Gugus Tugus Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here