KABARRAFFLESIA.com – Kuasa Hukum Teuku Zulkarnain, Ana Tasia Pase mendatangi Kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu, Jumat (23/10). Hal ini menanggapi pemanggilan Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu itu oleh Bawaslu.

“Kami mempertanyakan substansi pemanggilan klien kami oleh Bawaslu,” kata Ana.

Diketahui, Bawaslu meminta klarifikasi terhadap Teuku Zulkarnain. ini usai beredar video wawancara salah satu stasiun TV lokal kepada Ketua DPD PAN Kota Bengkulu itu.

Dalam berita itu, Teuku mengkritik Bawaslu yang meminta agar branding ambulans milik Pemkot Bengkulu dicopot.

“Makanya kami mendatangi Bawaslu. Kami ingin tahu apa alasan klien kami dipanggil,” kata Ana.

“Teuku Zulkarnain itu dipanggil sebagai apa dan berkapasitas sebagai apa. Apakah sebagai dewan atau personal,” tambahnya.

Ana meminta, Bawaslu Provinsi Bengkulu dalam menjalankan tugasnya, berpedoman dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Selain itu dalam menjalankan tugas tersebut harus berpedoman pada kode etik penyelenggara pemilu.

“Karena saya orang hukum, saya menanyakan dasar-dasar hukum pemanggilan klien kami. Tapi sayang, Bawaslu tak bisa menunjukkan dasar hukum yang kami minta,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, klarifikasi Teuku Zulkarnain sebenarnya sudah disampaikan secara tertulis ke Bawaslu. Tapi Bawaslu meminta agar Teuku dapat hadir langsung.

“Saat kami tanya dasar hukumnya mana, Bawaslu tidak bisa menunjukkan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here