Kabar Rafflesia – Mukomuko (01/10) DPRD Kabupaten Mukomuko sudah ketuk palu pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Mukomuko 2020. Sidang berlangsung selama kurang lebih 15 menit yang dihadiri oleh 17 anggota dewan di ruang paripurna DPRD dengan plafon sekitar Rp 940 miliar.

Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telfon, wakil Ketua II DPRD Mukomuko Nopi Yanto, SH mengungkapkan bahwa plafon APBD-P 2020 yang telah disahkan melalui sidang paripurna sekitar Rp 940 miliar. “APBD-P dengan plafon sekitar Rp. 940 miliar. Dari total anggaran tersebut dianggarkan untuk membayar utang Daerah yang sempat  menjadi sorotan publik dan dibayarkan sebagian atau sekitar Rp 25 miliar. Utang tersebut merupakan kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) tahun 2019 yang gagal  bayar” ungkapnya.

“Raperda APBD-P dihadiri pimpinan dan anggota dewan sebanyak 17 orang. Sidang berlangsung sekitar 15 menit, dan pengambilan putusan disetujui sekitar pukul 23.15 WIB. Untuk utang kepada kontraktor, disahkan anggarannya sebesar Rp 25 miliar. Itu sebagian dari total utang Daerah,” sambungnya.

Nopi Yanto tidak menepis, pada APBD-P 2020 juga terselip anggaran dana Pokok pikiran (Pokir) anggota dewan sebesar Rp 5 miliar. Total dana pokir itu, masing-masing anggota dewan diakomodir sebesar Rp 200 juta.

”Dana pokir dewan juga diakomodir, angka cukup kecil. Dari dana itu, untuk kegiatan fisik maupun non fisik,” pungkasnya.

Dari Informasi terhimpun, sidang paripurna pengesahan APBDP 2020 dihadiri semua unsur pimpinan fraksi DPRD dan dihadiri oleh Plt. Bupati Mukomuko Haidir, S.Ip bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Mukomuko. Pelaksanaan sidang berlangsung sangat singkat. (om)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here