KABARRAFFLESIA.com – Rumah Sakit Gading Medika memberikan hak jawan terkait berita “Warga Lapor ke Wawali : Tak bisa keluar RS Karena Tak Ada Biaya”. Dimana dalam pemberitaan tersebut dikatakan bahwa Rumah Sakit menahan pasien karena tidak mampu bayar.

“Untuk itu perlu kami klarifikasi bahwa tidak ada kebijakan penahanan pasien oleh pihak Rumah Sakit, bahkan pihak Rumah Sakit tidak mengetahui bahwa pasien ini tidak mampu bayar,” kata Direktur RS Gading Medika, dr Abdi Setia Kesuma, Senin (5/10).

Sejak awal demi kemanusiaan, kata dia, tidak ada kebijakan Rumah Sakit yang menanyakan keuangan pasien sebelum dilakukan pelayanan dan pasien juga tidak menginformasikan kepada pihak Rumah Sakit bahwa mereka tidak mampu bayar.

Dia pun menjelaskan kronologis kejadian. Dimana, pasien masuk Rumah Sakit pada Hari Jum’at (2/10) dengan kondisi Janin sudah meninggal di dalam kandungan dan butuh pertolongan untuk mengeluarkan janin tersebut dari dalam kandungan.

Janin itu berhasil dikeluarkan kurang lebih 1 Jam setelah pasien masuk Rumah Sakit. Kemudian pasien diobservasi pasca melahirkan sampai pukul 21:00 WIB.

“Setelah selesai obsevasi pasien dipindahkan ke ruang perawatan Sabtu pagi, 3 Oktober 2020. Dokter yang merawat melihat kondisi pasien pucat, sehingga pasien diminta untuk dilakukan pemeriksaan darah,” ungkap Abdi.

Ketika menunggu hasil pemeriksaan keluar, sambungnya, datang tim dari Baznas Kota Bengkulu yang menyatakan akan menjamin biaya persalinan pasien tersebut. Setelah hasil cek darah keluar ternyata darah pasien tersebut masih bisa dibantu dengan mengonsumsi obat-obatan dan tidak perlu dilakukan transfusi darah.

Sehingga pasien diizinkan pulang oleh pihak Rumah Sakit dengan dibekali obat untuk diminum di rumah dan diminta kontrol lagi setelah 3-4 hari ke Rumah Sakit.

“Dengan demikian semua dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada penahanan pasien di Rumah Sakit, bahkan kami belum membuat bill tagihan ke pasien tersebut ketika Tim Baznas datang ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan bila pasien atas nama Dian Lestari mengirim pesan singkat kepada Wakil Walikota Bengkulu. Ia mengaku ditahan oleh rumah sakit lantaran tak punya biaya setelah melakukan persalinan di RD Gading Medika.

Wawali Dedy Wahyudi pun akhirnya memerintahkan Baznas Kota Bengkulu untuk membayar biaya pengobatan warga Kampung Melayu tersebut.

Warga Lapor ke Wawali : Tak Bisa Keluar RS Karena Tak Ada Biaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here