KABARRAFFLESIA.com – Program pemberdayaan perempuan menjadi salah satu isu debat kandidat Pilgub, Senin (9/11). Semua paslon pun memaparkan upaya mereka dalam pengentasan kekerasan terhadap perempuan di Provinsi Bengkulu yang saat ini masih tinggi.

Cagub Nomor 1, Helmi Hasan mengatakan dia akan menjalankan program yang selama ini sudah berhasil di Kota Bengkulu. Misalnya, para janda dan lansia akan diberikan bantuan Rp500 ribu.

“Janda tua disantuni, janda muda dicarikan jodohnya,” kata dia.

Kemudian, para jomblo juga akan difasilitasi pernikahannya. Mulai dari mobil untuk pengantin, hingga rumah dinas untuk honeymoon.

“Seluruh anak yatim di Kota Bengkulu juga diangkat anak oleh Walikota, Wakil Walikota dan seluruh pejabat,” jelasnya.

Sementara Cawagub Nomor Urut 2, Rosjonsyah mengatakan untuk mengentaskan kekerasan perempuan harus diperbanyak iklan-iklan layanan masyarakat.

“Sehingga masyarakat takut untuk melakukan kekerasan terhadap perempuan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Cagub Nomor Urut 3, Agusrin mengatakan kekerasan terjadi karena kemiskinan. “Kemiskinan mendekatkan pada kemungkaran,” demikian ia sampaikan.

Karena itu, Agusrin bilang, rakyat harus diisi perutnya.

Tiru Walikota Bengkulu, Mobil Wabup Bandung Barat Bisa untuk Nikah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here