KABARRAFFLESIA.com – Berawal dari pengadaan pakaian dinas perangkat Desa Taba, Polsek Talo Polres Seluma mengamankan AP (32) warga desa Wayhawang, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur.

Pria yang merupakan anggota LSM tersebut diamankan Polsek Talo Polres Seluma, Kamis (25/02/2021) karena diduga melakukan pemerasan terhadap AS (43) yang merupakan suami Kepala Desa Taba, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S,Sos, MH menjelaskan Rabu (24/2), sekira pukul 21.00 WIB, pelaku  bertemu dengan pelapor untuk  membahas masalah pengadaan pakaian dinas yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2020. Menurut pelaku yang mengaku anggota LSM Badan Peneliti Independen (BPI) Kekayaan Negara bahwa anggaran tersebut fiktif.

Keesokan harinya, pelapor kembali bertemu AP di rumah saksi Doki  dan kembali membahas masalah anggaran pengadaan pakaian dinas PKK.

“AP sempat meminta uang Rp 25 juta, kalau tidak ingin permasalahan tersebut  panjang,” ujar Kabid Humas.

Selain itu, pelaku juga mengancam pelapor akan mempublikasi hal itu apabila permintaanya tidak terpenuhi. Merasa dirinya diperas, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talo.

Menerima laporan itu, anggota Polsek Talo selanjutnya mendatangi TKP pemerasan dan melakukan penangkapan terhadap AP yang saat itu sudah berharap menunggu uang yang dijanjikan.

“Bersama dengan pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 4 juta,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here