KABARRAFFLESIA.com – Lubang jalan masih menghiasi di beberapa titik ruas jalan provinsi yang ada di Kota Bengkulu. Kerusakan jalan ini sangat membuat warga atau pengguna jalan resah.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan warga sering terjadi kecelakaan kendaraan akibat melintas di jalan yang rusak dan berlubang tersebut. Beberapa titik jalan rusak milik provinsi diantaranya di jalan Tanjung Agung dan jalan Hibrida.

Di dua titik ini kerusakan jalannya sudah parah. Bukan hanya bergelombang namun juga berlubang sehingga saat hujan turun lubang tersebut tergenang air. Disaat itulah biasanya banyak pengendara roda dua yang terjungkal.

Berdasarkan keterangan salah satu warga Kelurahan Tanjung Agung, Hartono (37) lubang jalan di Tanjung Agung sudah lama tidak diperbaiki.

“Entah kapan diperbaiki. Sudah tidak terhitung lagi terjadi kecelakaan akibat jalan rusak ini. Informasinya ini jalan kewenangan pemerintah provinsi,” ujar Hartono.

Di lokasi berbeda, warga Kelurahan Sidomulyo, Sumiyati (44) mengaku pernah jatuh (kecelakaan,red) saat melintas di jalan Hibdrida Kelurahan Sidomulyo belum lama ini.

“Malam itu saya mau beli gorengan mas, bawa motor matic. Kebetulan habis hujan saya tidak tahu jalan yang tergenang air hujan itu ternyata lubang. Kami berharap pemerintah provinsi segera memperbaiki jalan rusak itu, diaspal lagi,” tutur Sumiyati.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Kota Bengkulu Noprisman saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jalan rusak yang diprotes warga itu khususnya Tanjung Agung dan Hibrida adalah jalan provinsi, bukan jalan kota sehingga kewenangannya ada di provinsi.

“Kita mau saja memperbaikinya. Tapi nanti malah menyalahi aturan kalau kita perbaiki dengan anggaran kota. Itu kan kewenangannya ada di pemerintah provinsi. Kita tunggu saja dulu mudah-mudahan pihak provinsi segera memperbaikinya. Sementara kita imbau kepada masyarakat atau pengendara untuk berhati-hati saat melintas di 2 titik jalan rusak tersebut,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here