KABARRAFFLESIA.com – Karaoke Family Inul Vizta kedapatan jual minuman keras (miras) tak berizin saat razia Satpol PP Kota Bengkulu pada bulan Ramadhan lalu. Mengenai ini, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu tegas meminta menutup karaoke tersebut.

Setiap tempat hiburan seperti karaoke jelas tidak boleh menjual minuman keras, walaupun minuman keras yang dijual hanya mengandung alkohol dibawah 50 persen.

“Sesuai perundang-undangan, yang boleh itu cuma di Hotel berbintang 3-5 dan mini bar,” kata Teuku Zulkarnain, Rabu (2/6/2021).

Ia mengungkapkan, Karoke Inul sudah jelas melanggar aturan menjual miras di tempat karaoke saksinya harus ditutup.

“Tidak boleh sama sekali jual minuman keras, kalau dilanggar sanksi tegasnya harus ditutup. Karena yang boleh menjual Miras ada tempat-tempat tertentu yang diatur dalam Perda,” tegas Teuku.

Saat kedapatan dirazia Satpol PP, sambung Teuku, pihak manajemen Karaoke Inul Family mengaku menghabiskan stok. Berarti penjualan miras ini sudah lama terjadi.

“Praktek penjualan miras ini sudah lama terjadi di Karaoke Inul Family dan harus diberi sanksi tegas untuk ditutup,” tutur Politisi PAN ini.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bengkulu, Yurizal mengatakan, bahwa sudah dilayangkan surat untuktidak dibenarkan tempat karaoke Inul menjual minuman keras.

“Sempat kami panggil pihak manajemen Karaoke Inul Family untuk membawa surat izin penjualan miras danternyata surat izin tersebut sudah kadaluwarsa,” kata dia.

Yurizal menambahkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan ulang kepada pihak manajemen Karaoke Inul Family untuk
membuat surat pernyataan tidak menjual miras. Apabila kedepan nanti masih menjual lagi maka akan ditindak tegas dengan dilakukan penutupan sementara. (adv)

DP3AP2KB Minta Karoke Inul Ditutup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here