KABARRAFFLESIA.com – Capaian pendapatan dari sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) sudah mencapai 42 persen dari target Rp11 miliar pada tahun ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang PBB & BPHTB Bapenda Kota Bengkulu Gita Gama.

“Per Juli, realisasi sudah sebesar 42 persen,” kata dia.

Untuk realisasi Agustus, sambung Gita, pihaknya sedang melakukan rekapitulasi.

“Kami optimis capaian tahun ini bisa mencapai target yang telah ditentukan,” ucapnya.

Dia pun berharap masyarakat bisa segera membayarkan PBB ini sebelum jatuh tempo. Dimana batas akhir pembayaran adalah 30 September.

“Kita juga masih melakukan kajian, apakah jatuh tempo ini kita perpanjang atau tidak. Berkaca dari tahun lalu, denda PBB kita hapuskan setelah jatuh tempo pada 30 september,” ungkapnya.

Dalam penagihan PBB ini, pihak Bapenda juga telah mendistribusikan SPPT ke seluruh kelurahan.

“Pembayarannya bisa dilakukan di Kantor Pos, bila tidak bisa datang langsung ke kantor Bapenda,” kata dia.

Terkait tunggakan PBB yang saat saat ini sudah mencapai Rp60 miliar, Gita menegaskan, piutang itu merupakan warisan dari tunggakan PBB saat masih dihimpun oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini kantor pajak.

“Kita juga masih mengkaji pemutihan tunggakan ini, tapi memang harus betul-betul kita verifikasi saat pelaksanaannya nanti,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here