KABARRAFFLESIA.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil I Kota Bengkulu Dempo Xler S.IP, M.Ap mengelar Reses guna Menyerap aspirasi anak muda di Kota Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grhadika Jodipati Jln. Batang Hari No. 39 c Kota Bengkulu Sabtu (9/10/2021).

Turut hadir dalam acara reses ini Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto. S.IP,  Dediyanto, S.P.t, M.AP, Indra Sukma, Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu Ludiman dan tamu undangan yang hadir.

Dalam kegiatan reses banyak masukkan, saran dan persoalan yang didapatkan dan perlu ditindaklanjuti, baik oleh anggota DPRD Provinsi, Kota maupun juga oleh Pemerintah Daerah.

“Tadi banyak masukkan dari anak muda ini, terkait dengan kenapa tidak dianggarkan beasiswa unggulan untuk pemuda yang berprestasi,” sampai Dempo Xler.

Lanjut, Dempo juga mengatakan, banyak anak muda yang meminta agar dibangunkan arena atau dibangunkan gedung khusus untuk menjadi lokasi bagi anak-anak muda menyalurkan aspirasi.

“Apa yang disampaikan anak muda ini tentunya sangatlah baik dan perlu kita tindaklanjuti, karena di masa sekarang ini pemuda-pemudi merupakan regenerasi penerus bangsa yang harus kita beri ruang ataupun difasiltasi,”paparnya.

Dempo juga menjelaskan, banyak dari anak muda mengeluh soal komunikasi antara anak muda dengan DPRD, dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat sulit. Kadang di Whatsapp tidak dibalas, ditelepon juga tidak diangkat.

 “Ini juga persoalan dan keluhan yang disampaikan anak muda ke Saya. Tentunya ini kita sampaikan dan kita perjuangkan kedepannya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, banyak dari para anak muda meminta agar perkuliahan tidak dilakukan secara daring lagi, karena menambah beban biaya. Belum lagi untuk bayar uang kost, uang kuliah, ditambah juga untuk biaya beli paket data.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu Supriyanto yang ikut hadir dalam reses Dempo Xler ini pun mendukung dan mengapresiasi Dempo yang mengajak para anak muda menjadi peserta atau tamu undangan dalam reses tersebut.

“Reses ini tugas dan hak DPRD. Ketika reses saya pun juga mengajak Dempo. Tujuannya ketika aspirasi masyarakat tidak bisa sampai ke kota maka ke provinsi. Begitupun sebaliknya,” kata Supriyanto. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here