KABARRAFFLESIA.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan pada tahun mendatang, target PAD yang harus dihimpun oleh OPD tersebut mengalami kenaikan.

Lebih lanjut, Kepala Bapenda Kota Bengkulu Eddyson menyampaikan, kenaikan target PAD tahun 2022 mencapai Rp 40 miliar dibanding tahun ini. Artinya, pada 2022, target PAD yang harus dipungut oleh Bapenda sebesar Rp 152 miliar.

“Kita akan kerja keras agar target tersebut bisa kita capai,” kata Eddyson, Rabu (10/11).

Sekedar informasi, dari tahun ke tahun, target PAD di Kota Bengkulu selalu mengalami kenaikan. Pada 2019, Bapenda diberi target sebesar Rp115 miliar, kemudian pada tahun 2020 sebesar Rp146 miliar dan tahun 2021 ini turun karena kondisi pandemi, yakni sebesar Rp125 miliar.

Eddyson menerangkan ada beberapa strategi yang telah ia siapkan agar target di tahun mendatang bisa tercapai. Diantaranya mengoptimalkan retribusi parkir, dengan melakukan uji petik.

Kemudian, sambungnya, pihaknya juga akan terus mengejar target pendapatan dari sektor PBB dan BPHTB.

“Kami optimis bila kondisi pandemi Covid 19 terus melandai maka pendapatan dari sektor perhotelan dan hiburan juga bisa ditingkatkan,” jelasnya. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here