KABARRAFFLESIA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali gelar mutasi, Senin (26/7). Ada 31 pejabat eselon II, 9 orang pejabat eselon III, dan 5 pejabat eselon IV yang dilantik oleh Sekretaris Daerah Arif Gunadi.

Diketahui ada andil Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Bengkulu dalam mutasi terbatas tersebut. Ini ditegaskan oleh Anggota DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan, saat ditanya oleh wartawan.

Kusmito tidak menampik mutasi yang dilaksanakan di Ruang Hidayah itu atas pertimbangan Fraksi PAN.

“Peran kami tertuju pada kajian indikator kinerja dan kemanfatan untuk warga, dan tidak masuk ke ranah hak preogatif Walikota Helmi Hasan, walaupun beliau sendiri adalah Ketua DPW PAN,” ungkapnya.

Dalam memberikan pertimbangan, Ketua F-PAN ini menambahkan, metodologi mereka lebih pada kajian kombinasi antara pendekatan normatif, regulasi, indikator capaian kinerja, harmonisasi hubungan ke eksekutif dan keberpihakan atas program walikota yg langsung mempunyai kemanfaatan kepada warga kota.

“Kami sadar walikota kita ini, punya banyak ide dan setiap ide tersebut lahir dan final di tataran fraksi PAN Kota, kami terangan mengklaim ini. Mulai dari program ambulan gratis, bpjs gratis, 1000 jalan mulus, penerangan jalan, sedekah 2000, anak angkat, tersedianya makan gratis di OPD khususnya pada pelayanan publik, RSHD untuk ibu hamil, gas melon gratis, merdeka ijazah sekolah, program beras mie gratis dan lainnya,” papar Kusmito.

Mantan dosen FH UNIB ini menambahkan, “Ada lebih dari 21 program ril Walikota Helmi Hasan. Sebagai kader PAN dan institusi linear pada struktur organisasi partai, maka Fraksi PAN berkewajiban mengawal dan memberikan pertimbangan atas berhasilnya program tersebut.”

Selama ini, kata aktivis HMI itu, mereka menilai ada OPD yg tidak mampu mengaplikasi secara konkrit atas pikiran-pikiran kepala daerah. Ada OPD yang jalan di tempat, ada OPD yg seadanya, ada juga OPD yang memang kencang mengimbangi kinerja untuk mewujudkan program walikota dan wakilnya.

“Kita menganggap ini hal biasa, pengukuhan, pelantikan, mutasi, rotasi, apalah itu namanya adalah hal yang biasa. Jadikan motivasi dan mawas diri. Jangan juga menjadi jumawa, sombong ketika diberi amanah, menjaga harmonisasi dengan semua pihak menjadi penting. Selamat bagi yang telah diberi kepercayaan,” jelasnya.

Ia berjanji Fraksi PAN tidak berhenti disini untuk memberikan masukan, pertimbangan dalam rangka majunya Kota Bengkulu. Sebab F PAN ingin makmur dan religusnya warga kota terus terbangun.

“Hubungan harmonis antara eksekutif dengan legislatif, steakholders lainya juga agar terus dijaga,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Arif Gunadi menyampaikan pesan walikota agar jangan ada pejabat yang mengeluh, terutama pejabat eselon II.

“Jangan mengeluh karena sudah diberikan tupoksi oleh walikota. Pejabat eselon II itu harus pandai menjabarkan tupoksi. Kerjanya jangan datar-datar saja, kita perlu lompatan, kreatifitas, ide-ide cemerlang yang harus ditampilkan di OPD masing-masing. Jangan cuma mengerjakan yang ada di DPA saja,” tegas Arif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here