KABARRAFFLESIA.com – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Provinsi Bengkulu, yang terdiri dari tiga pengurus bersama dua advokat dari LBH PW GP Ansor Provinsi Bengkulu mendatangi Mapolda Bengkulu, Jumat (11/11/2022). Mereka melaporkan aktivis yang juga penggiat media sosial, Faisal Assegaf.

Dari PW GP Ansor yakni Muhamad Soleh, Zaidi Amran dan Nopri Azwari. Sedangkan dari LBH PW GP Ansor adalah Firnandes Maurisya dan Hadi Prayetno.

“Dengan ini melaporkan dan atau mengadukan dugaan tindak pidana ujaran kebencian yang menciptakan rasa permusahan dan atau menimbulkan keonaran di masyarakat sebagaimana dimaksud Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo. Pasal 14 jo. Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana, terlapornya adalah AA,” terang Firnandes.

Dalam laporannya, PW GP Ansor menyebutkan Akun Twiter atas nama @Fisalassegaf dan Akun Youtube Manusia Plural dengan judul “N4NTANG RIBUT!! FAISAL ASSEGAF HIN4 KETUA PBNU DAN MENAG GUS YAQUT, BANSER SE INDONESIA TURUN?!”.

Disebutkan bahwa pada tanggal 23 Oktober 2022, akun Twitter atas nama Faizal Assegaf (@faizalassegaf) membuat postingan/cuitan, yang diduga kuat dibuat untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu.

“Dalam cuitannya itu menyebutkan nama Yahya Staquf yang kami anggap merugikan nama baik Ketua Umum PB NU sekaligus berpotensi menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu,” kata Firnandes.

Begitu juga dengan postingan konten Youtube “N4NTANG RIBUT!! FAISAL ASSEGAF HIN4 KETUA PBNU DAN MENAG GUS YAQUT, BANSER SE INDONESIA TURUN?!”, dianggap membuat narasi-narasi yang menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan dikalangan masyarakat,” jelasnya.

Dalam laporannya, PW GP Ansor juga melampirkan sejumlah barang bukti, diantaranya print out tangkapan layar postingan akun Tiwter @faisalassegaf dan link Youtube.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here