KABARRAFFLESIA.com – Ana Tasia Pase, selaku pengacara dari majikan yang melaporkan Ir (20), Asisten Rumah Tangga (ART) yang ngaku dirudapaksa anak majikan kembali datangi Polda Bengkulu.

Dia memberikan bukti tambahan kepada penyidik terkait kasus persetubuhan anak dibawah umur yang dituduhkan terhadap ART tersebut.

“Hari ini kami menyerahkan bukti tambahan berupa rekaman suara,” kata Ana.

Dalam rekaman tersebut, sambungnya, ada bukti bila kasus persetubuhan itu bukanlah pemerkosaan. Misalnya ada rekaman bila ART membentak anak majikan dan juga ada rekaman ART merayu anak majikan.

“Dengan bukti-bukti kuat ini, kami minta agar ART tersebut segera dijadikan tersangka,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Ir merupakan ART yg dilaporkan melakukan persetubuhan anak di bawah umur oleh majikannya usai mengaku dihamili anak majikan yang masih berusia 17 tahun.

Di sisi lain, Ir juga melaporkan anak majikannya ke Polda Bengkulu dengan kasus pemerkosaan.

Ngaku Diperkosa, ART Dilapor Ke Polda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here