KABARRAFFLESIA.com – Kuasa Hukum Ir (20), seorang Asisten Rumah Tangga (ART) yang mengaku dirudapaksa anak majikan melaporkan penyidik ke bagian pengawasan penyidikan (Wasidik).

Pasalnya, ART yang juga dilaporkan kasus persetubuhan anak di bawah umur oleh majikannya itu menilai penyidik tidak humanis saat melakukan pemeriksaan.

Direskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan pun membantah pernyataan yang dituduhkan oleh penasehat hukum ART tersebut. Menurutnya, penyidik dari Unit PPA sudah melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur.

“Tidak ada yang menyudutkan pelapor, pelapor menangis sendiri. Wajar saja kalau kita melakukan proses penyidikan, kita kan ingin sampaikan pada yang bersangkutan untuk menjelaskan fakta yang terjadi itu apa,” ungkap Teddy, dikutip dari Tribun Bengkulu.

Bahkan, ia nilai langkah para pengacara ART itu tendensius. Pun demikian, ia persilahkan para pengacara untuk membuktikan laporannya.

“Silahkan saja laporkan, buktikan,” kata dia.

Pengacara ART Laporkan Penyidik ke Wasidik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here