KABARRAFFLESIA.com – Sekitar seratus anggota Pemuda Pancasila dari 7 Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kota Bengkulu, melakukan aksi demo didepan sekretariat Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Bengkulu di Jalan Pariwisata Pantai Panjang Kota Bengkulu, Kamis (16/2/2023) siang.

Adapun, anggota Pemuda Pancasila dari 7 PAC yang ikut demo yakni PAC Selebar, Kampung Melayu, Teluk Segara, Gading Cempaka, Ratu Samban dan PAC lainnya.

Penanggungjawab Aksi, Ali Isro, mengatakan, bahwa aksi tersebut merupakan ketidak adilan dilakukan Plt Ketua MPC PP Kota Bengkulu yang mencopot dua ketua PAC tanpa prosedur. Bahkan, mereka menilai bahwa kepengurusan Plt saat ini jauh dari keinginan kader Pemuda Pancasila sesuai dengan AD/ART.

“Kami tidak terima saudara kami dicopot tanpa prosesur itu. Kami meminta ketua MPW PP Provinsi Bengkulu segera menggantikan Plt ketua MPC PP Kota Bengkulu segera mungkin,” katanya didepan pengurus MPW Pemuda Pancasila yang hadir juga di sekretariat MPW.

Kemudian, ia menjelaskan, bahwa pencopotan dua PAC tersebut tanpa ada teguran sebelumnya. Bahkan, lanjutnya, di AD/ART tersebut menyebutkan sebelum melakukan pencopotan harus ada surat peringatan terlebih dahulu.

“Seharusnya, yang MPC lakukan itu sesuai prosedur yang ada. Kalau beginikan sudah jelas indikasinya. Yang dicopot itu dua PAC. Yaitu, PCA Gading Cempaka dan Ratu Samban,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPW PP Provinsi Bengkulu, Lisda, menyambut baik kedatangan ratusan kader tersebut. Pihaknya menerima baik tuntutan itu dan akan mengevaluasi apa tuntutan para ratusan kader tersebut.

“Kami tidak bisa memutuskan sekarang. Tapi, akan musyawarah terlebih dahulu dalam minggu ini ya,” ujarnya.

Diketahui, apabila tuntutan anggota dan kader PP tersebut tidak indahkan, maka, pihaknya akan melakukan aksi besar -besaran. Kemudian, ratusan kader tersebut langsung deklarasi menolak Plt ketua MPC Kota Bengkulu nyalon sebagai ketua MPC PP Definitif mengingat sebentar lagi pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab).

Untuk diketahui, kisruh MPC Pemuda Pancasila Kota Bengkulu ini bermula ketika Ketua MPC PP Kota Bengkulu Almarhum Erlan Oktriandi meninggal dunia, kemudian MPC dibekukan oleh MPW. Selanjutnya, MPW menunjuk Plt dan melaksanakan Muscab dadakan alias diam-diam sehingga terpilih Bustari yang saat ini menjadi Anggota DPRD Kota Bengkulu dari PPP. Karena MPC PP Kota Bengkulu vakum alias tidak melaksanakan aktifitas organisasi yang sesuai AD ART, Bustari kemudian diganti oleh Plt lagi. Plt itupun kemudian diganti lagi, dan berganti hingga saat ini dijabat oleh Edi Suranto.

Edi Suranto sendiri merupakan suami dari salah satu pejabat Pemprov Bengkulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here