KABARRAFFLESIA.com – Ketua PMI kota Bengkulu  Dedy Wahyudi mengakui saat ini masih ada isu tidak sedap terkait jual beli darah.

Menurut Dedy Wahyudi isu jual beli darah itu sudah terjadi sejak lama dan di setiap kepengurusan selalu diisukan.

“Isu jual beli darah itu selalu ada, meskipun PMI sudah bekerja maksimal untuk mencukupi stok darah untuk masyarakat,” ujar Dedy pada pembukaan Musyawarah kerja kota  Palang Merah Indonesia kota Bengkulu, Kamis (16/5).

Dedy  mengatakan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan darah harus ada terobosan baru sehingga selain membantu masyarakat PMI bisa memenuhi stok darah.

“Harus ada relawan PMI di setiap RT untuk memudahkan membantu warga yang membutuhkan darah. Insya Allah relawan PMI di RT segera kita bentuk,” ujarnya.

Musyawarah kerja kota  Palang Merah Indonesia kota Bengkulu dengan tema satukan pikiran, teguhkan komitmen, wujudkan cita dengan semangat kemanusiaan.  (Her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here