KABARRAFFLESIA.com – Pengamat politik Dr Panji Suminar MA menilai Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu bakal rame, diikuti banyak calon. Ini apabila Petahana Rohidin Mersyah tidak bisa maju kembali.

“Saat ini kan Pak Gub Rohidin masih menunggu dasar hukum apakah bisa kembali maju atau tidak,” kata Panji, Jumat (28/6).

Dengan kondisi demikian, sambungnya, masih banyak politisi yang belum mendeklarasikan bakal maju Pilgub.

“Calon yang muncul kan baru Helmi dan Dempo. Helmi dengan modal 6 kursi DPRD Provinsi, saya kira clear lah mencari tambahan 3 kursi. Dempo masih menunggu verifikasi,” jelasnya.

“Saya belum lihat calon yang lain,” imbuhnya kemudian.

Memang, kata dia, ada tokoh seperti M Saleh yang ‘nagang’. Di Kota Bengkulu, balihonya mencalon sebagai calon walikota tapi di kabupaten muncul sebagai calon gubernur.

“Saleh tentu saja sangat potensial dimajukan Golkar apabila Rohidin tidak nyalon,” ungkapnya.

Selain itu, ada Mian. Bupati Bengkulu Utara itu, Panji nilai sebagai kader PDIP yang paling berprestasi di Provinsi Bengkulu.

“Kalau lawan Rohidin mungkin beliau (Mian) belum siap tapi kalau lawan Helmi kemungkinan dia berani,” jelas akademisi UNIB ini.

Panji Research Consulting (PRC) sendiri, saat ini hanya melakukan survei Pilgub di Kota Bengkulu. Hasilnya, Helmi tertinggi dengan elektabilitas sebesar 47% dan di bawahnya ada Rohidin sebesar 29%.

“Jauh memang, wajar karena ini wilayahnya Helmi. Tapi untuk di kabupaten kita belum survei. Biasanya 2 minggu sebelum hari H (pencoblosan) kita baru lakukan survei menyeluruh,” kata Panji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here